Ada Pertanyaan?
+62 813-1030-3944

Akhirnya Ku menemukanmu, “Speak to Change”

  • usman efendi
  • No Comments

Jogja, 28 Jan 2019, Sudah seminggu saya berada di kota ini, dari rencana satu bulan mengikuti Pelatihan AK3 Riksa Uji Alat berat lisensi Kemenaker sebagai salah satu syarat perusahaan yang saya rintis PT Khazhen Training sebagai Provider Training PJK3 mendapat SK Kemnaker RI. ini pun selaras dengan salah satu visi dunia saya di usia 40 tahun nanti mempunyai perusahaan yang membantu menyelengarakan training sertifikasi kepada 1000 orang operator alat berat di indonesia setiap tahunnya.

Ini tangga berikutnya  sejak saya mendeklarasikan visi saat ikut training STC tahun lalu, sejak itu hidup saya sepertinya  semakin terarah karena blue print masa depan sudah tergambar dengan jelas walaupun memang semua tergantung Allah  SWT maha kuasa atas semua nasib baik dan buruk manusia. tapi bukankah Allah berfirman “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.” (QS.ar-Ra’d:11).

Training Speak to Change yang sebelumnya bernama Wanna be Trainer bertransformasi setelah buku Speak to Change di release oleh babeh Jamil Azzaini. Cetakan pertama tahun 2015, Cetakan kedua 2016, dan ketiga 2017 yang laku keras bak kacang  goreng. Beruntung ketika hari kedua di jogja saya sengaja jalan-jalan ke Mal Malioboro dan mampir di toko buku niatnya emang cari buku STC, Alhamdulillah  ternyata masih ada stock 5 buku, langsung di borong karena ada pesenan juga dari Co-Writer nya STC , hehehehe.
Halaman demi halaman saya baca, isinya dahsyat Tenan,…Yo cekidot resumenya
“Semua Orang wajib bicara”
Sesi pembuka ini babeh menjelaskan bahwa bagi siapa saja yang ingin naik lelas dan sukses dalam karir maupun bisnis maka wajib bisa bicara didepan umum (public speaking), semua tokoh didunia yang hebat dan terkenal bisa bicara, bicara bukan sekedar bicara, tapi bicara yang mempunyai arti. Pun jika kita bukan tokoh dunia ternyata bicara yang baik dan memberi arti sangat penting pula dalam hal membangun sebuah branding diri sebagai orang yang berkualitas.
5 Manfaat Bicara di depan Umum
Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia – (Al-hadist),
Ada lima manfaat ketika seseorang mempunyai skill publik speaking
1. Self Improvement  : Memperbaiki diri menjadi orang berkualitas dalam berbicara akan menjadikan kita menjadi orang diatas rata-rata orang kebanyakan
2. Mengubah Orang : Dalam konteks ini memang orang itu tidak akan berubah kecuali keinginan diri sendiri, tetapi dengan berbicara yang baik  dan inspiratif akan mempengaruhi orang lain untuk bertindak melakukan perubahan
3. Networking  : Rezeki hakikatnya dari  Allah, tetapi wujudnya akan diantar oleh manusia maka untuk menarik rezeki diperlukan silaturahmi. ketika kita menjadi pembicara maka networking kita akan semakin luas pintu rezeki akan semakin terbuka.
4. Passive Pahala :  Menjadi Publik speaker pastinya adalah mengajarkan sebuah ilmu kepada pendengar dan ilmu yang bermanfaat ini yang akan selalu mengalir walaupun kita sudahtidak hidup di dunia.
5. Menciptakan Mesin Uang : Bicara itu bisa dilakukan oleh semua orang bukan hanya profesi trainer, dan sekali anda dipanggil untuk berbicara bicara anda akan dibayar persesi atau perjam.
Untuk mendapatkan 5 manfaat diatas maka bicara harus berkualitas, dan untuk bisa bicara berkualitas harus menguasai tiga point berikut ini : ME – CONTENT – DELIVERY marikita simak Resume nya :
1. ME
Untuk menjadi pembicara yang baik dan berkualitas  maka dimulai dari diri sendiri.  diantaranya :
Role Model : Kita akan jadi role model apa yang kita bicarakan, sehingga audiens akan yakin bahwa  kita menyampaikan sesuatu dengan kebenaran bukan kepalsuan.
Fokus Untuk Audiens : Berbicara tokoh utamanya  bukan anda tapi Audiens, maka puaskan audiens bukan anda sendiri yang puas berbicara tapi membosankan menurut audiens
Menguasai Proses : Pembicara ketika tampil bukan menguasai audiens  tapi sebuah proses mengelola auidens, apa keinginan audiens itulah yang harus kita kelola sehingga audiens merasa puas.
Percaya Diri :  Sebelum tampil siapakan tiga tips supaya kita percaya diri yaitu Persiapan, Mindset dan Rileks.
Performance : Penampilan anda itulah cerminan anda, menciptakan nilai anda, jadi sebelum naik panggung siapkan penampilan terbaik anda.
Be Unique   : Carilah kekuatan diri sendiri yang masih tersembunyi karena itulah modal awal kesuksesan anda
2. CONTENT 
Persiapkanlah materi yang akan disampaikan kepada audiens karena berawal dari materilah yang akan berdampak terhadap audiens sehingga anda akan semakin dipercaya dan dihormati sebagai pembicara yang berkualitas. Prinsip pertama membuat materi adalah baik, benar dan berguna. Prinsip kedua gunakan Pembuatan point-point materi  anda dengan  kaidah 5-2 dan 5+2. Untuk membuat materi yang berbobot disarankan melakukan 3 tahapan , Mencari ide, Menstrukturkan Materi, menulis dan memperkaya materi.
Mencari ide 
Mencari ide materi yang akan ditulis dan dibawakan sangatlah mudah yaitu dengn 5M,
Mengalami : buatlah tulisan dimana anda pernah mengalaminya karena ini adalah hal yang mudah tidak ada orang lain yang bisa mengalaminya kecuali anda sendiri.
Mendengar : Manusia mempunyai 1 mulut dan 2 telinga adalah supaya porsi mendengar lebih banyak, mendengar hal-hal yang baik sehingga akan muncul ide-ide yang sebelumnya tidak terpikirkan
Mengkhayal : Imajinasi manusia tidak ada yang membatasi akan menembus batas setingga dan semampu orang menghayal
Membaca : Menjadi penulis dan seorang publik speaker harus banyak membaca untuk memperbanyak koleksi ide dan refrensi
Mengamati : Disekitar kita banyak sesuatu yang bisa dibuat topik tulisan dan pembicaraan, tulislah jangan dikumpulan di kepala kemudian sebarkanlah sehingga bermanfaat untuk dunia ini.
 Menstrukturkan Materi
Setelah mendapat ide , sekarang giliran cara menyampaikannya , Untuk durasi Pendek  ada Empat pilihan untuk membuat materi yang ciamik, Pilih Kata Kunci, PNH ( Past Now How), PREP (point Reason, Example, Point), dan kotak move on (opinion, Situation, Option, Action)
Sementara untuk durasi Panjang atau training  ada 2 pilihan :
1. Mind Mapping
Diciptakan oleh Tony Buzan,  metode ini memudahkan untuk memahami konsep dan melahirkan banyak kreativitas, imajinasi dan visualisasi, tiga komponen Mind mapping, yaitu Topik Sentral yaitu fokus terhadap isu yang akan disampaikan,  Topik Utama yaitu level pikiran lapis kedua cabang atau dahan sebagai bagian dari topik central,  Subtopik adalah level pikiran lapis ketiga sebagai bagian dari cabang atau disebut ranting.
2. Road Map Presentation
Gunakan RMP (Road Map Presentation) buatlah seperti pada lampiran dan isikan sesuai dengan contoh RMP
Setelah struktur dibuat, langkah selanjutnya menyusun narasi, susunan narasi terdiri dari Pembukaan , Delivery Materi dan Penutupan.
Pembukaan  : Menciptakan keadaan kepada audiens bahwa mereka membutuhkan materi yang akan kita sampaikan. atau dalam kata Lain bisa menjawab WHY,..kenapa audiens harus hadir di hadapan anda.  Agar why menjadi kuat gunakanlah bebebrapa pilihan ini  , Four Statement, Fakta, Analogi, dan Cerita
Delivery Materi : Delivery yang sukses memerlukan Building Rapport, Presentasi yang memikat, dan penutupan yang berkesan.
Building Rapport adalah membangun hubungan kedekatan dengan audiens bisa dengan cara Penampilan sama, ikuti kesenangan audiens, Menyapa, memuji, dan memperkenalkan diri.
Presentasi yang memikat : Tugas presenter adalah memuaskan audiens dengan berbagai ragam latar belakang, pendidikan, kebiasaan, suksu, adat, sifat, karakter dan lain-lain. Tetapi menurut konsep stifin hal tersebut dikelompokan menjadi 5 besar Sensing, Thingking, Intuiting, Feeling dan Insting. Maka tugas presenter adalah memuaskan semua audiesn yang memilki semua tersebut.  Performer yang disiapkan untuk memuaskan audiens tersebut adalah , Penampilan yang atraktif,  Pencerahan pikiran, Penggagas gaya, Penyentuh hati, dan pengambil hikmah.
Penutupan : Salah satu fungsi penutupan adalah mempertegas bahwa tujuan presentasi sudah terlaksana dengan baik, dalam melakukan penutupan lakukan 3R (review, ringkas, resapkan). tiga kunciyangharus dilakukan presenter Tanamkan pesan utama, Naikan Energi, dan Call to action.
DELIBERATE PRACTICE 
Untuk menjadi ahli diperlukan 10.000 jam yang digunakan untuk latihan yang direncanakan. Supaya anda bertumbuh dalam melakukan deliberate practice anda memerlukan Mr. FEEDBACK cari lah orang yang bisa memberi komentar apa adanya tentang anda, bukan yang suka memuji. bisa pasangan hidup, teman, atau yang ahli dibidangnya. SPARING PARTNER adulah kemampuan anda dengan profesi yang sejenis sehingga akan mengukur sejauh mana anda sukah expert dibidang itu, cari partner yang kemampuannya diatas anda.  ENRICHMENT pengayaan materi perlu anda lakukan, dengan membaca buku dan atau berguru kepada orang yang berilmu.
Dalam pembahasan buku STC  ini di tutup dengan materi membangun Personal Branding 
dalam membangun personal branding tentukanlah kita mau menjadi ahli dibidang apa, jangan maruk untuk bisa menjadi ini dan itu sehingga anda menjadi tidak fokus, menjadi ahli itu berbeda dan akan dibayar mahal oleh orang lain yang memanfaatkan keahlian kita. untuk menjadi ahli diperlukan banyak berlatih dan berilmu sebagai bahan pendukung. seseorang ahli didunia memulainya  dari seorang spesialis, maka setelah anda mempelajari buku STC tentukanlah kita mau bicara tentang apa, mau menjadi seorang ahli apa. sehingga hidup kita benar-benar berkualitas dan kesuksesan serta kemuliaan akan menghampiri anda dengan segera.
Untuk lebih detail silahkan beli buku STC (Speak to Change ) itupun jika masih ada di beberapa toko buku.,hehehe, jika tidak menemukan supaya lebih terasa dan bisa langsung praktek ikutilah  Training SPEAK TO CHANGE  yang diadakan tiga kali dalam setahun oleh AKADEMI TRAINER dibawah bimbingan langsung Gurunda babeh Jamil Azzaini, InsyaAlloh akan lebih power full dan dahsyat,….dibanding hanya dengan membaca bukunya.
Waallahu alam bissawab.
INFO LEBIH LANJUT  :
0813-1030-3944 kangUsman /
info@kangusman.com
Author: usman efendi

Leave a Reply

shares